
amos tengah kerja
Bengkel kerja kerajinan batu Suiseki (batu pasir) milik Amos Nadine Sembiring (35) , kini mulai hidup lagi. Setelah sempat ‘kosong’ berbulan-bulan lamanya. Bukan karena Amos malas atau kehabisan ide menjadikan batu Danau Toba ini menjadi beraneka pernak-pernik perhiasan, atau minat pasar yang lesu. Ternyata alasannya adalah karena terbentur modal kerja. “Saya harap pemerintah atau siapa saja yang mau membantu usaha ini , memberikan perkuatan modal dan memfasilitasi pelatihan kerja di Semarang,” kata Amos kepada www.kecamatanbalige.com yang berkunjung ke bengkel sederhananya di Desa Lumban Silintong,Kecamatan Balie,Kabupaten Toba Samosir Senin (25 / 8). (lagi…)
